#

headerphoto

PAk Harto

Pak harto
 
    Sebuah Sejarah kembali teroreh atas nama Jendral Purnawirawan Haji Moehammad Soeharto.  Tak seorang dapat mengubah semua sejarah itu melainkan hanya Tuhan saja.
    Berbagai media lokal maupun internasional memberitakan tentang kematian pak harto, dari media cetak sampai media pertelevisan ikut meramaikan berita tersebut.(Begitu pula tulisan ini datang dari sebuah hati yang dalam dari penulis sendiri, karena penulis menganggap Seorang Pak harto adalah manusia yang sangat berpengaruh terhadap dunia ini, khususnya bagi negara Indonesia). Sebuah  kematian  yang sangat menggegerkan  dunia, terutama seluruh bangsa Indonesia. Dari yang  berapresiasi  duka cita sampai  tertawa kegirangan  atas peristiwa tersebut.  Tepatnya  hari minggu  tanggal 27 Januari 2008 pukul 13.10 Pak harto telah berpulang ke Rahmat Allah.
    Berbagai cercaan sampai ungkapan duka cita mewarnai Kematian pak harto. Ah, itulah kalo orang penting meninggal. Bandingkan saja jika rakyat biasa meninggal, pasti tidak akan segeger ini. Semua pro kontra tersebut adalah sah, karena hal tersebut merupakan sebuah buah pikiran dari masing-masing orang. Tak ada sesuatu yang salah sepanjang dia benar-benar dari akal pikiran seseorang.
    Keterbatasan seseorang membuat kita ingat akan kekuasaan yang hakiki yaitu pada Tuhan semata, maka buatlah sesuatu yang baik untuk menjadikan akhir yang indah dalam hidup ini.
    Ah sudah lah, kita harus menjadikan peristiwa tersebut sebagai titik balik dalam kehidupan kita. Selamat jalan jendral bagi TNI, ayah bagi anak-anak, kakek bagi cucu-cucunya, serta pemimpin yang baik bagi bangsanya. Selamat jalan bung….. !!! Kehidupan yang nyata berdiri didepanmu…
    Wallahu Alam….. 
    Salam hangat menyertaimu…..
 


Ibuku Tersayang….!!!

Meski telah lewat, saya mau ngucapin:=Met Hari Ibu…!!!

Ibu adalah sesosok manusia yang terlahir sangat mulia bagiku. Karena dengan adanya ibu,kita dapat mengerti tentang arti kasih sayang tulus yang di torehkan ibu kedalam lembaran perjalananku. Ibu yang mengajariku tentang bagaimana cara kita bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, dan juga menuntun dalam setiap jejak langkahku.

Saya tidak tahu dengan apa dan sikap bagaimanakah saya harus membalas semua yang telah terpaku dan terpatri kuat dalam jiwa serta tubuhku. Saya ingat ada suatu ungkapan:= "Kasih ibu sepanjang masa". Memang, itulah adanya…!!! Ibu memberikan semuanya kepada kita tidak berdasarkan imbalan atau kehormatan, juga apalah namanya. Yang jelas, beliau (ibu-red) memberikannya secara tulus dari dalam diri serta jiwanya hanya untuk kesejahteraan anak-anaknya. Beruntunglah kalian yang masih mempunyai ibu. Jaga dan rawatlah ibumu,sebagaimana dia merawatmu dari lahir sampai kau bisa merasakan enaknya dunia.

And the end:=  Mom, I’am can’t be something if you don’t supporting me…

                       "I Love you Mom….!!!"

Kasih Ibu